PPIMN – Kuliah di kampus ternama sekaligus terletak di kota suci yang paling di dambakan umat muslim dunia adalah sebuah karunia yang sangat diimpikan banyak orang saat ini, terutama muda-mudi yang sedang semangat-semangatnya dalam mencari ilmu syar’i.
Maka tak heran jika setiap waktu kita dengar di sana sini pembicaraan muda-mudi saat ini seputar tes masuk atau muqabalah kampus-kampus ternama dua kota suci terutama Universitas Islam Madinah.
Berikut ini beberapa tips atau jurus jitu seputar muqabalah Universitas Islam Madinah, semoga saja bermanfaat untuk ikhwan yang sedang berusaha menempuh beasiswa untuk belajar di sana. Yang paling awal adalah bahwa ada 2 point yang jadi sumber penilaian tim muqabalah kampus UIM :
- Berkas-berkas (nilai akademik kelengkapan berkas fisik)
- Dan yang kedua, hasil tes muqobalah.
- Untuk poin Yang pertama, mulai tahun 2010 M / 1431 H setiap orang yang mau mendaftar di UIM harus mendaftar secara online di situs resmi UIM.
Waktu Pendaftaran Online
Terbuka sepanjang tahun melaui situs UIM, tahun penerimaan akan tertera di formulir.
Cara Mendaftar Online
- Silahkan menuju ke situs pendaftaran UIM : http://admission.iu.edu.sa
- Kemudian pilih “Bahasa Indonesia” untuk menu pendaftaran dan panduan dengan bahasa Indonesia.
- Upload berkas berkas yang diminta.
- Data dan berkas yang diupload masih bisa dirubah dalam waktu yang ditentukan.
Setelah mendaftar secara online pendaftar akan mendapatkan formulir yang harus di print dan diserahkan kepada penguji saat tes muqobalah (wawancara). *Di formulir tertulis NOMOR PENDAFTARAN masing masing pendaftar, simpan baik baik. Catat di HP, laptop atau dimanapun karena akan berguna pada saat pengumuman.
Kemudian untuk persyaratan umum dan persyaratan berkas bagi pendaftar adalah berikut ini:
Persyaratan Umum
- Beragama Islam dan berkelakuan baik
- Komitmen mentaati aturan UIM
- Sehat jasmani
- Lulus ujian atau muqabalah yang dilakukan pihak UIM
- Memiliki ijazah dari sekolah negeri atau swasta
- Siap belajar sepenuhnya
- Memenuhi setiap persyaratan yang mungkin ditentukan UIM saat mengajukan permohonan beasiswa.
Persyaratan Masuk Program S1
- Memiliki ijazah SMA atau sederajat
- Usia ijazah tidak lebih dari 5 tahun
- Tidak pernah drop out (DO) dari universitas lain di Saudi karena sebab akademis atau hukuman
- Usia pemohon beasiswa tidak lebih dari 25 tahun
- Peminat Fakultas Quran harus memiliki hafalan 30 juz
Berkas yang Diperlukan
- Ijazah
- Daftar nilai ijazah / rapor tahun terakhir
- Syahadah husnu sirah wa suluk (surat keterangan berkelakuan baik), diutamakan dari sekolah asal. SKCK dari kepolisian juga bisa dipakai
- Akte kelahiran dari instansi terkait
- Surat keterangan sehat dari penyakit menular, dikeluarkan oleh instansi resmi
- Lembar pasfoto ukuran 4 x 6
- Tazkiyah (rekomendasi) dari satu lembaga keislaman di negara asal, atau dari 2 tokoh agama yang dikenal (bisa juga dari pimpinan pondok pesantren) , berisi keterangan komitmen menjalankan kewajiban agama dan berpegang kepada adab-adab Islam. Rekomendasi juga bisa didapat dari Kementrian Agama ataupun kepala pemerintahan daerah asal.
- Semua berkas diterjemahkan melalui penerjemah resmi.
- Untuk Poin Yang Kedua, yaitu muqobalah.
Waktu Muqobalah
- Muqobalah di Madinah bisa setiap hari kecuali hari libur
- Muqobalah di Indonesia menunggu kunjungan tim dari kampus, yang biasanya sekaligus mengadakan dauroh pelatihan di tempat tempat tertentu
Muqobalah
- Setelah mendaftar secara online baru pendaftar diperbolehkan untuk mengikuti muqobalah yang mulai tahun 2010 rutin diadakan setiap tahun di Indonesia. Namun kabar terakhir yang beredar bahwa muqobalah di Indonesia terakhir dilaksanakan pada tahun 2016.
- Selain Muqobalah di Indonesia, para pendaftar juga bisa muqobalah langsung di Madinah sambil melaksanakan ibadah umroh dan jangan lupa untuk mendaftar secara online terlebih dahulu.
- Kurang lebih pertanyaan para Masyaikh saat muqobalah berkisar tentang 3 hal ini :
- Aspek diniyyah Segala hal tentang tsaqofah ilmiah para pendaftar. Biasanya yg paling penting soal aqidah. Kemudian fikih dasar, hadits, atau disuruh memberi dalil dari sebuah hukum.
- Bahasa Arab tidak dipungkiri, orang yg sudah mahir bahasa Arab secara aktif dan pasif akan punya nilai plus. Meskipun yang masih setengah- setengah dan masih belajar juga memiliki peluang. Biasanya penguji juga akan memberi pertanyaan nahwu dasar, semisal jumlah mubtada khobar, dsb.
- Al-qur’anul karim Meskipun pihak kampus tidak mematok standar untuk hafalan Qur’an, boleh 3 juz bahkan kurang, tapi yang punya hafalan banyak atau sudah hafidz pasti punya nilai plus. Dan kemampuan membaca dengan tajwid dan irama yang baik sangat dihargai meskipun jumlah hafalan tidak banyak.
Saat Muqobalah
- Ikhlaskan niat dlm menuntut ilmu
- Perbanyak do’a dan tawakkal kepada Allah. Do’a orang tua punya kekuatan yg luar biasa, antum wajib minta do’a selalu ke Ummi dan Abi.
- Cukup bawa formulir yang di print setelah pendaftaran online, tidak usah repot repot membawa semua berkas
- Jawab secara tegas dan mantap, Percaya Diri. Ini dia unsur yang penting sekali. Dengan percaya diri ini, jawaban antum jadi tenang dan bagus. Karena sikap grogi membuat hafalan yang sudah dipersiapkan akan berantakan dan tidak sesuai yang diharapkan.
- Tinggalkan kesan baik kepada penguji, biasanya orang Arab senang dengan orang yang aktif. Salam, senyum, dan sapa. Orang kita ini biasanya malu-malu. Masuk ruangan sambil nunduk membungkuk, salam dengan suara lirih. Maksudnya sopan mungkin, tapi terlihat lebih ke sikap tidak berani. Orang Saudi lebih menghargai mereka yg percaya diri dan berani. Mengucap salam dengan jelas, tidak membungkuk, tersenyum lebar, jabat tangan mereka dengan hangat, dan tanya kabar mereka. Dijamin, ada nilai plus lagi buat antum.
- Tunjukkan semangat dan ambisi antum untuk dapat belajar di UIM. Berterus teranglah bahwa antum dari dulu bercita-cita untuk dapat menimba ilmu disini.
- Banyak banyaklah berdoa, karena banyak faktor yang menentukan penerimaan selain nilai dan hasil muqobalah.
- Sekalipun gagal jangan putus asa, terus mencoba dan jangan berhenti belajar, karena belajar bukan hanya di Madinah.
=> Pengumuman penerimaan biasanya keluar antara bulan Ramadhan – Syawwal atau sekitar bulan Agustus – Oktober. Bisa berubah-ubah tergantung kebijakan pihak kampus. Informasi nama-nama yang diterima bisa dicek di situs ini: http://admission.iu.edu.sa/AllResults.aspx
Catatan
- Pihak UIM tidak memiliki perwakilan dimanapun, pendaftaran resmi hanya melalui situs resmi UIM.
- Pendaftaran tidak dipungut biaya selain biaya pengurusan berkas di Indonesia.
- Setiap pendaftar hanya bisa sekali mendaftar dalam satu tahun akademik, karena sistem tidak menerima data ganda.
- Setiap pendaftar yang sudah mendaftar online tetapi tidak muqobalah tetap berpeluang diterima, karena beberapa mahasiswa diterima tanpa muqobalah.
- Syarat syarat untuk muqobalah di Indonesia dan di Madinah tidak ada perbedaan.
Informasi lebih lanjut silahkan menuju ke: http://admission.iu.edu.sa/Definitions.aspx
Akhirnya, kami berharap dan berdo’a semoga antum semua diterima dengan mudah di kampus tercinta ini. Juga bagi Alumni Pondok Pesantren Islam Muharrikun Najaah yang berazzam untuk melanjutkan studinya di Universitas Islam Madinah agar dimudahkan jalannya oleh Allah Azza Wajalla. Bersama menimba ilmu di kota Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, langsung dari lisan para Ulama Ahlus Sunnah wal jama’ah, di atas manhaj Salafus Sholeh.