Dalam sebuah hadits disebutkan:
تجشّأَ رجلٌ عندَ النَّبيِّ صلَّى اللّه عليْهِ وسلَّمَ فقالَ كُفَّ جشاءَكَ عنّا فإنَّ أطولَكم جوعًا يوم القيامة أَكثرُكم شبعًا في دارِ الدُّنيا
Dari Ibnu Umar (semoga Allah meridhoinya) beliau berkata:
Dahulu ada seseorang yg bersendawa di dekat Nabi Shallallahu alaihi Wasallam, maka beliau pun berkata : “Tahanlah sendawamu dari kami, karna orang yg paling sering kekenyangan di dunia ini mereka lah orang yg paling lama merasakan kelaparan pada hari kiamat”. (Riwayat Imam Tirmidzi 2478)
‘Al Jusya’u (sendawa) terjadi ketika tubuh melepaskan gas yang berlebihan dari saluran pencernaan melalui mulut ketika merasa kenyang. Diantara adab saat makan adalah dengan tidak meninggikan suara glegek-annya (sendawa), terutama ketika duduk makan bersama dengan orang lain. Lebih bagus lagi adalah dengan cara menyembunyikan glegek-an (sendawa) tersebut dengan tangan (menutup mulut) atau dengan sapu tangannya.
📝Bidang Dakwah & Sosial PPI Muharrikun Najaah